Program Summer Course Javanese Gastronomy 2025 resmi diselenggarakan oleh Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro selama satu bulan, mulai 1 September hingga 2 Oktober 2025. Kegiatan ini mengusung konsep hybrid learning, yang memungkinkan beberapa peserta mengikuti rangkaian agenda baik secara luring di Semarang maupun secara daring dari negara masing-masing.
Sebanyak 25 peserta internasional turut berpartisipasi dalam program ini. Mereka berasal dari berbagai institusi bergengsi, yaitu Kagawa University (Jepang), University of Malaya dan International Islamic University Malaysia (IIUM) dari Malaysia, serta Nottingham University, Malaysia. Kehadiran peserta dari berbagai negara ini memperkaya pertukaran budaya dan memperluas perspektif mengenai kuliner Jawa sebagai bagian penting dari warisan gastronomi Indonesia.
Selama satu bulan, peserta memperoleh pengalaman komprehensif melalui kuliah umum, praktik kuliner, kunjungan budaya, hingga sesi eksplorasi rempah dan teknik memasak tradisional. Pendekatan hibrid memungkinkan interaksi yang dinamis antara peserta luring dan daring tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.
Acara ini berlangsung dengan lancar, sukses, dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, Universitas Diponegoro memperkuat posisinya sebagai institusi yang aktif mempromosikan diplomasi budaya serta pengembangan ilmu gastronomi Indonesia di tingkat global. Program ini diharapkan menjadi agenda rutin untuk memperluas jejaring internasional dan memperkenalkan kekayaan kuliner Jawa ke dunia.
